خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia (lainnya)”

Warna-warni Ospek saat Jadi Mahasiswa Baru

 Ospek. Iya ospek. Menurut kalian ospek itu seperti apa sih? Atau kalian malah belum pernah mengalami yang namanya ospek? Hehehe.. oke deh, buat siap-siap aja nih buat yang mau kuliah, biar nanti nggak kaget sewaktu benar-benar dalam posisi di-ospek.

Karena itu, kali ini saya akan sedikit menuliskan pengalaman ospek saya di Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

Ospek memang sudah menjadi momok tersendiri bagi para mahasiswa baru. Seorang maba harus siap menghadapi kejahilan kakak-kakak yang sudah lama memendam dendam yang berasal dari kakak tingkatnya.

Itulah bayangan saya beberapa hari menjelang ospek di universitas. Hal tersebut nampaknya juga dialami oleh teman-teman maba lainnya.

Kami resmi diterima kuliah di Universitas Trunojoyo Madura tepat pada tanggal 17 Agustus 2015, bertepatan dengan dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia. Pada waktu itu juga diumumkan bahwa kami akan mengikuti Orientasi Mahasiswa Baru pada tanggal 21 dan 22 Agustus. Selain itu bapak PR 3 pun berjanji tidak akan ada lagi yang namanya pake ini itu yang aneh-aneh, tidak akan ada lagi kekerasan waktu ospek, tidak akan ada lagi perpeloncoan.

Informasi itu langsung mendapat tepukan tangan dari seluruh maba yang memadati area taman kampus Universitas Trunojoyo Madura. Senang pastinya, lega juga karena kekhawatiran kami sudah terjawabkan dengan janji dari bapak Pembantu Rektor III.

Pagi sekitar setengah tujuh, saya berangkat bersama teman-teman lainnya yang tinggal diasrama. Dengan mengenakan pakaian hem putih lengan panjang, celana hitam, dan sepatu pantofel,  kami mulai mencari-cari teman baru. Ini memang menjadi kesempatan yang bagus untuk berkenalan, karena kebanyakan dari kami belum kenal satu sama lain dan semua ingin saling mengenal.

Pada ormaba ini kami dikenalkan tentang kehidupan kampus oleh bapak dan ibu dosen. Ada motivasi juga, ada permainan, diskusi dan kuis-kuis. Hari pertama pun terlewati dengan cukup mengasyikkan. Hari kedua pun demikian.

Sesudah penutupan ormaba, sekitar pukul 14:30, kami dihampiri oleh seorang mahasiswa yang mengenakan almamater, ia mengajak kami semua berkumpul di taman kampus.

Di taman sudah ada belasan kakak-kakak yang sudah berkumpul terlebih dahulu. Setelah banyak maba yang berkumpul, mereka memberikan pengumuman bahwa pada tanggal 25-26 akan ada ormaba lagi. Apa??? Ormaba??

Kami semua memprotes mengapa kog ada ormaba lagi, padahal baru saja kami selesai mengikuti ormaba. Perdebatan sengit pun tidak terelakkan. Beberapa maba memberanikan diri maju dan mengutarakan argumennya bahwa kami tidak mau mengikuti ormaba versi mahasiswa ini.

Pada awalnya semua berjalan seru, saling adu argument. Namun, situasi mulai berubah saat ada seorang kakak yang mulai berbicara terlampau keras (membentak). Para maba pun ikut terprovokasi, akan tetapi situasi kembali normal ketika beberapa maba dan kakak juga maju dan meminta semuanya tenang.

Kemudian seorang maba tiba-tiba muncul dari kerumunan dan meminta bukti kalau ormaba versi mahasiswa ini resmi. Dan itu dijawab dengan sebuah kertas yang dibawa oleh seorang kakak dari gedung rektorat. Akan tetapi, para maba tidak percaya begitu saja. Akhirnya kakak-kakak yang lain keluar dari rektorat bersama bapak PR 3.

Bapak PR III mengatakan bahwasanya surat itu benar dari beliau. Beliau pun menegaskan bahwa ijin yang diberikan beliau juga ada syaratnya. Ada 3 syarat waktu itu, tapi saya lupa, yang pasti tidak boleh ada perpeloncoan ataupun bentak-bentak. Oke, para maba pun menerima dan setelah itu semuanya membubarkan diri.

Dihari pertama, kami mengenakan pakaian yang sama dengan waktu ormaba versi dosen. Tidak bawa yang aneh-aneh dan memang acara yang disuguhkan oleh kakak-kakak sangat menarik. Jauh dari bayangan kami sebelumnya.


Kami dikenalkan dengan Unit Kegiatan Mahasiswa yang ada di UTM. Dari masing-masing UKM menampilkan aksinya yang cukup memukau kami para maba. Ditambah lagi dengan mbak sie acara yang cantik-cantik dan mas yang ganteng-ganteng, semakin membuat seru ormaba versi mahasiswa ini.

Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "Warna-warni Ospek saat Jadi Mahasiswa Baru"

  1. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kbagi.com untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    ReplyDelete
  2. kak boleh minta kontaknya? Saya maba 2017

    ReplyDelete

Hai ! Bagaimana, seru kan artikelnya? Jangan lupa untuk menanggapi artikel saya ini ya.. :)